PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
NeuropsikologiPsikologi Kesehatan

Anosmia

anosmia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan atau hilangnya sensitivitas indra penciuman terhadap bau, baik secara total untuk semua jenis aroma maupun sebagian untuk aroma-aroma tertentu saja.

Anosmia merupakan kondisi medis dan psikologis yang ditandai dengan tidak adanya atau hilangnya kemampuan seseorang untuk mencium bau. Kondisi ini dapat bersifat umum (total), di mana individu kehilangan kemampuan untuk mendeteksi semua jenis odoran pada kedua sisi hidung, atau bersifat parsial, di mana ketidakmampuan mencium hanya terbatas pada jenis bau tertentu atau pada intensitas tertentu saja. Secara klinis, anosmia sering kali berdampak signifikan pada kualitas hidup karena indra penciuman sangat erat kaitannya dengan kemampuan mengecap rasa makanan (gustasi) serta berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap bahaya, seperti bau gas atau makanan basi.

Penyebab anosmia sangat beragam, mulai dari trauma kepala yang merusak saraf olfaktorius, infeksi virus pada saluran pernapasan (seperti pada kasus COVID-19), polip hidung, hingga kondisi degeneratif seperti penyakit Alzheimer atau Parkinson. Dalam konteks psikologi, penderita anosmia sering kali mengalami penurunan nafsu makan, kecemasan, hingga depresi karena kehilangan salah satu cara utama untuk berinteraksi dengan lingkungan dan menikmati pengalaman sensorik sehari-hari. Penanganan kondisi ini bergantung pada penyebab utamanya, namun pada beberapa kasus, rehabilitasi penciuman dapat membantu memulihkan sebagian fungsi sensorik tersebut.

Ilustrasi sistem penciuman manusia

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (2020). APA Dictionary of Psychology (2nd ed.).
  • Doty, R. L. (2015). Handbook of Olfaction and Gustation. Wiley-Blackwell.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback